Peran Perpustakaan dalam Mendorong Literasi Masyarakat memegang peranan penting dalam meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat. Menurut Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat, perpustakaan memiliki fungsi sebagai pusat informasi dan tempat pembelajaran yang dapat memberikan akses kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi.
Menurut Dr. Yaya S. Kusumah, seorang pakar literasi dari Universitas Pendidikan Indonesia, “Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam membantu meningkatkan literasi masyarakat. Melalui perpustakaan, masyarakat dapat mengakses berbagai jenis literatur dan informasi yang dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan membaca dan menulis.”
Perpustakaan juga memiliki peran sebagai tempat untuk mengadakan berbagai kegiatan literasi, seperti pelatihan membaca dan menulis, diskusi buku, serta pertemuan dengan penulis. Hal ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan memberikan mereka kesempatan untuk terus belajar dan berkembang.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik, tingkat literasi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, dengan hanya sekitar 30% dari penduduk yang memiliki tingkat literasi yang baik. Oleh karena itu, peran perpustakaan dalam mendorong literasi masyarakat sangatlah penting untuk meningkatkan tingkat literasi di Indonesia.
Menurut Dr. Ani Rahayu, seorang ahli literasi dari Universitas Indonesia, “Perpustakaan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan literasi masyarakat. Dengan menyediakan akses kepada berbagai jenis literatur dan informasi, perpustakaan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, serta meningkatkan pengetahuan mereka.”
Dengan demikian, peran perpustakaan dalam mendorong literasi masyarakat sangatlah penting dan perlu terus ditingkatkan. Melalui berbagai kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh perpustakaan, diharapkan tingkat literasi masyarakat Indonesia dapat terus meningkat dan menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berpengetahuan luas.